[REPOST FF] I LIKE IT

POSTER3

 

I LIKE IT

Starring with Kim Seok Jin BTS
With Jung Min Young (OC) and Wu Yi Fan (EXO)

By: Bubble G

Romance | Angst | Teens

“Oh right, I’m not your boyfriend anymore
And again today, I click Like… shit”

posted in : Btovixxfanfiction

Belakangan ini, aku lebih sering berdiam diri dirumah dan sibuk berkutik dengan layar komputerku sampai larut malam. Yah, aku memang seorang namja yang sedang beranjak dewasa. Dan pasti kalian berfikir bahwa aku sibuk menonton video, atau memainkan game online, oh atau mungkin kalian berfikir kalau aku sibuk memprogram sesuatu di komputerku.

Well, jika kalian berfikir seperti itu, semua itu adalah ‘salah’.

Sebenarnya, sekarang ini aku sedang tertarik oleh salah satu jejaring sosial yang bernama ‘Facebook’. Entah, kedengarannya hal ini sudah sangat kuno. Tetapi aku tetap saja sibuk berkutat dengannya.

Ah, tidak! Aku tidak memainkan game online di dalam facebook—aku juga tidak berbicara tentang banyak hal dengan ‘friend’ ku di facebook.

Aku hanya sibuk membaca tulisan dan melihat foto foto yang dikirimkan-dia.

Mwo? Kau mengira aku ini stalker? Hell No, i’m n—ah, ralat. Well… Bisa dibilang, ‘ya’. Tapi sulit sekali jika harus mengakui kalau aku ini stalker. Tapi, untuk ukuran orang banyak… well, kuakui, aku memang stalker.

Yah, setiap pagi, sore (saat siang aku harus bekerja), dan malam, kuluangkan waktuku untuk melihat aktivitas di kehidupan nyata orang itu. Ya, orang yang teramat sangat ku cintai.

Si cantik dengan nama facebook ‘Jung Min young’. Gadis yang membuat hidupku cukup berantakan berkat foto yang diunggahnya kedalam situs jejaring sosial milik Mark Zuckerberg ini.

Hell, She make me crazy. Yeah—that because i really love her. Well, i love you, Jung Min young.

.

.

On every picture you post up
A guy I’ve never seen before likes it, who is he?

Aku menyerngitkan alisku ketika aku melihat seluruh koleksi fotomu. Aku baru menyadari bahwa ada seorang namja yang tak kukenal menge-‘like’ semua fotomu. Aishh! Memangnya siapa sebenarnya dia? Wu Fan? Wu Yi Fan? Ah entahlah. Nama facebooknya begitu aneh. Siapa gerangan orang bernama alien itu?

Ah, sempat terbesit di pikiranku untuk memenuhi wallnya dengan caci maki dan spam mengerikan yang sudah kusiapkan.

Tapi, aku juga teringat ada kenyataan pahit yang membuatku tak bisa melakukannya.

Oh right, I’m not your boyfriend anymore

“Hahaha,” tawa hambar meluncur begitu saja dari mulutku.

Ya, tak seharusnya aku melarangmu untuk berdekatan dengan pria lain. Tak seharusnya aku cemburu pada orang bernama alien itu. Ya, sepertinya aku yang lupa dengan statusku sendiri. Bagaimanapun, aku belum bisa menerima kenyataan bahwa kau—

Sudah bukan milikku lagi.

.

.

I naturally pressed your number but
Calling or texting you seems like I am losing
If I don’t say anything, I don’t think you’ll even care about me

Mataku masih terpaku pada layar handphoneku. Bagaimana bisa tanganku bergerak sendirinya untuk menekan nomor telponmu. Namun jariku terhenti ketika hendak menekan tombol hijau di sebelah kiri ponselku.

Haruskah aku meneleponnya?

Tapi.. Untuk apa?

Mengatakan kalau aku sangat merindukannya dan menginginkannya?

Hell no! Aku adalah seorang namja yang memiliki ego-yang tinggi. Aku tak mau tampak lemah dihadapannya—apalagi ini baru hari yang kelima semejak kita putus. Harga diriku bisa jatuh didepannya. Aku takkan membiarkan hal itu terjadi—walau kenyataannya.. aku memang sangat merindukannya, dan menginginkannya kembali lagi ke sisiku.

Well, Kim Seok Jin. Sepertinya kau harus lebih banyak tidur supaya dapat bermimpi seperti itu. Lagipula, apakah Jung Min Young itu masih memikirkanku?

Ah, benar juga. Apa dia masih memikirkanku? Apa dia masih memedulikanku? Apakah dia masih ingat padaku? Well, sepertinya aku terlalu banyak berharap.

Why isn’t there a Dislike button?
I don’t like it, becoming just one of the thirty-something guys

Kenapa di facebook hanya ada tombol ‘Like’ saja? Kenapa mereka tidak menyediakan tombol ‘Dislike’. Padahal ada banyak sekali yang ingin ku ‘dislike’ di jejaring sosial ini. Ya, termasuk teman teman virtual-mu yang ikut menge-‘like’ kiriman di facebookmu.

Menjadikan diriku salah satu dari tigapuluh sekian orang yang menyukai kiriman kiriman yang kau bagikan disana. Aku merasa sama saja dengan mereka. Aku merasa sama dengan teman teman virtualmu yang hanya mengenalmu melalui jejaring sosial bernama facebook itu. Padahal, sebelumnya aku pernah menjadi kekasihmu bukan?

Well, aku merasa tidak special saat ini.

.

.

Here and there, guys are liking your picture
Commenting, “let’s meet up and play,” “why are you so pretty”

Setiap kau mengirimkan sesuatu, ada saja orang orang yang mengelike dan memberikan komentar pada kirimanmu seperti—

“Min Young ah, ayo kita bertemu sewaktu waktu, aku ingin bertemu denganmu”

“Ayo bermain denganku, nona cantik.”

“Noona, kenapa kau cantik sekali?”

Ugh—lidahku gatal, dan segenap kata—

“Fuck that, all stupid bullshits”

Meluncur begitu saja dari mulutku.

Ingin rasanya ku banting layar monitor komputerku, kuhancurkan sampai tak bersisa. Tapi.. Urgh—Ah ya tuhan, kenapa harga layar monitor ini sangat mahal! Rasanya sayang sekali jika aku menghancurkannya. Terlebih jika monitor ini rusak, aku tak bisa membuka facebookmu lagi.

Benar kan?

You’re not even mine anymore but why do I feel like you’re being taken away?

Hahh.. Jung Min Young.

Padahal, kau sudah bukan milikku lagi bukan?

Tapi mengapa, hati kecil ini selalu merasa bahwa kau terengut menjauh dari hidupku?

.

.

Haha, you’re doing so well without me
I don’t wanna see it so stop partying so hard

Haha, lihatlah! Sepertinya dia nampak baik baik saja tanpa diriku. Sedangkan aku? Well, terimakasih Jung Min Young. Kau membuat hidupku ‘sangat’ berantakan sekarang.

Kulihat beberapa foto-fotomu yang kutahu itu berlatar di sebuah club ternama di kotaku. Well, aku pernah mengunjunginya saat kencan pertama ki—ah, sebaiknya aku tak mengingatnya.

Yah difoto itu kau nampak senang sekali, lihat saja senyumnya itu—ah, senyumanmu benar benar cantik. Sesekali minuman berakohol mencul beberapa kali di fotomu.

Ah, aku berharap kau tidak sering sering meminumnya, dan jangan menyita waktu tidurmu dengan pesta yang mungkin akan berlangsung sampai pagi itu. Aku tak suka melihat kehidupanmu ikut berantakan sama halnya dengan kehidupanku.

Kehidupanku yang berantakan karena kehilangan dirimu.

I swallow in the curses that rose up in my throat
And again today, I click Like… shit

Ingin rasanya aku pergi menemuimu, dan mengutarakan semuanya. Melepaskan semua amarah, gerutuan, dan banyak hal yang tersangkut di tenggorokanku. Tapi, hatiku rasanya enggan melihatmu dengan air mata di matamu itu. Aku tidak mau gadis baik seperti kau harus menangis lagi, karena lelaki brengsek sepertiku. Seperti yang terjadi lima hari lalu.

Aku menarik nafas panjang—berusaha menyingkirkan pikiran pikiran buruk yang bersarang di otakku. Dan lagi lagi.. Aku menekan tombol ‘Like’ , sama seperti yang kulakukan berhari hari sebelumnya.

Seulas senyum terukir di bibirku. Mungkin, hanya inilah yang bisa kulakukan sekarang. Mengamati dirimu melalui jejaring sosial buatan Mark Zuckerberg ini. Mungkin, ini sudah cukup. Walaupun pada akhirnya, aku takkan melupakanmu.

Aku justru akan semakin mencintaimu.

“I like everything about you, Jung Min Young.”gumamku singkat dengan seulas senyum yang masih menempel di bibirku.

Ding!

Ah suara notification-ku berbunyi. Dengan segera aku membuka-nya. Dan lagi lagi monitor komputerku menampilkan foto selca-mu bersama teman temanmu lagi. Yang kali ini kau sedang berada di tengah dengan jemari lentikmu yang membentuk huruf V.

Shit. Kenapa kau nampak lebih cantik setelah kita berpisah?!

Dan aku kembali menggerutu dan tak lupa… ku tekan tombol ‘like’ untuk selca barumu itu.

After we broke up, you look better, pretty woman
Annoyingly, you still look good, pretty woman
Don’t wanna be fool, wanna be cool
Wanna be loved, same love as you
I know it’s over,
Baby I want it

THE END

Aigoo, Ini fanfict pertamaku disini. Dan ini fanfict keduaku yang bercast BTS. Terinspirasi dari lagu ‘BTS- I Like it’. Entah lagu ini meluncur begitu saja di playlistku. Hope You Like it!

Tolong tinggalkan komentar 😀 Karena itu sangat membangun untukku(?) *bahasanya*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s